Khosiatul Insan


 Bismillahirrahmanirrahim

Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna berserta dengan fitrahnya."

Sungguh telah kami ciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya"(T.Q.s At Tiin [95]:4)


Khosiatul insan atau kekhosan manusia dalam bahasa arab yang artinya potensi manusia, memiliki dua komponen yaitu:

1. Takatul Hayawiyah (Potensi Hidup)

Potensi hidup pada manusia terdiri atas dua bagian yaitu,

a. Hajatul Udhowiyah (Kebutuhan Jasmani)

Yaitu berupa rangsangan alami yang berasal dari dalam diri manusia dan harus segera dipenuhi kebutuhannya karena jika tidak akan merusak organ tubuh manusia dan menghantarkan pada kematian.

Contohnya rasa lapar, haus, buang hajat, dsb.

Maka semuanya harus dipenuhi dengan cara yang baik dan benar.

b. Ghorizah (Naluri)

Yaitu berupa rangsangan dari luar manusia lewat penginderaan fakta secara langsung atau pemikiran. Pemenuhan naluri tidak harus dipenuhi atau bahkan bisa dialihkan.

Naluri terbagi menjadi tiga yaitu:

# Gorizah Baqo' (Naluri Mempertahankan Diri) misalnya memiliki rasa marah, takut, kekuasaan dsb.

# Gorizah Na'u (Naluri Melangsungkan Keturunan) misalnya memiliki rasa cinta, kasih sayang, keibuan dsb.

# Gorizah Taddayun (Naluri Beragama) misalnya memiliki rasa ingin menyembah, butuh pertolongan, keterbatasan, lemah, hormat dsb.

Semua naluri tersebut harus dipenuhi dengan cara yang baik dan benar.


2. Potensi Akal

Yaitu aktivitas penginderaan suatu fakta ke dalam otak yang kemudian disimpulkan dengan informasi awal yang telah ada dalam otaknya. Ada empat komponen untuk menghasilkan pemikiran yaitu:

#Fakta#Alat Indra#Otak#Infomasi sebelumnya


Dari materi tersebut kita bisa ambil bahwa manusia dan hewan sama-sama memiliki potensi hidup berupa naluri dan kebutuhan jasmani namun yang membedakannya adalah akal. Dimana manusia Allah ciptakan beserta akal sedangkan hewan tidak.

Maka semua perbuatan manusia selama di dunia akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT atas apa yang telah ia perbuat.

Komentar

Postingan Populer